Kebanyakan orang tidak menyukai rasa sakit. Namun bagi sejumlah orang di berbagai belahan dunia, rasa sakit dianggap sebagai hal yang patut dijalani supaya orang tersebut menjadi lebih memaknai hidup. Sampai-sampai ada sejumlah ritual tradisional yang menganjurkan pesertanya untuk membahayakan dirinya sendiri. Berikut ini adalah beberapa contoh ritual tersebut.
Selasa, 25 November 2025
Rabu, 24 September 2025
Petunjuk Rahasia : Ritual Kekayaan Tujuh Purnama
Duniataboo - Petunjuk ini diwariskan oleh Kakek Buyut Penjaga Gerbang Timur, yang dipercaya telah menguasai Seni Penarikan Rizqi (Rezeki) dari Dimensi Astral. Lakukan dengan penuh keyakinan, namun ingatlah bahwa setiap kekuatan besar selalu menuntut pengorbanan tersembunyi.
Persiapan Awal: Menemukan Sang Media
Anda harus memiliki sebuah media yang murni, yang akan menjadi jembatan antara dunia Anda dan sumber kekayaan tak kasat mata.
Cari Batuan Sungai Tujuh Warna: Temukan batu alam seukuran genggaman tangan di pertemuan tujuh mata air, atau di bagian hulu sungai yang mengalir melewati tujuh bukit. Batu ini harus memiliki warna yang bervariasi (tidak harus tujuh warna yang jelas, namun terlihat ada gradasi warna gelap dan terang).
Pemurnian: Rendam batu tersebut dalam air yang telah dicampur dengan Garam Gunung Hitam selama tujuh hari tujuh malam. Angkat batu hanya saat malam Bulan Mati dan jemur di bawah sinar rembulan saat Bulan Purnama.
Pelabuhan Jiwa: Ukir simbol "Mata Uang Tanpa Batas" (sebuah lingkaran sempurna tanpa celah) pada permukaan batu tersebut menggunakan ujung kuku Anda yang sudah dipanjangkan seminggu penuh.
Ritual Puncak: Malam Purnama Emas
Ritual ini hanya bisa dilakukan pada malam Purnama Penuh (Bulan Paling Terang). Ulangi selama tiga malam berturut-turut.
Lokasi
Pilih lokasi yang tenang, idealnya di bawah pohon beringin tua atau di tengah ladang terbuka yang jauh dari cahaya buatan.
Persembahan (Sesajen)
Siapkan persembahan berikut, diletakkan di atas kain sutra berwarna hitam:
7 Keping Uang Logam Kuno: Harus mata uang dari tahun yang ganjil.
Bunga Kantil Tujuh Tangkai: Melambangkan keinginan yang tinggi.
Kopi Pahit Tanpa Gula: Melambangkan pengorbanan.
Asap Dupa Mayang Sari: Bakar dupa ini hingga habis selama ritual berlangsung.
Langkah-Langkah
Penyelarasan Energi (Jam 00.00 Tepat): Duduk bersila menghadap utara, pegang Batuan Sungai Tujuh Warna di kedua telapak tangan Anda. Pejamkan mata dan bayangkan diri Anda berada di tempat yang penuh dengan emas dan permata.
Pembacaan Mantra Kunci: Ucapkan mantra ini sebanyak 77 kali (jangan sampai terputus atau salah):
"Wahai Penjaga Tujuh Lapisan, Sumber Rizqi Tanpa Batas. Dengarlah pinta hati, bukakan tirai kekayaan. Tukar kegelapan dengan cahaya, tukar ketiadaan dengan kemakmuran. Jadilah!
Penyerahan: Setelah selesai, letakkan batu di tengah persembahan. Biarkan hingga fajar menyingsing.
Menyimpan Kunci: Ambil kembali Batuan Sungai Anda. Simpan batu ini di dompet atau brankas Anda. Jangan pernah biarkan orang lain menyentuhnya.
Kode Tersembunyi: Harga Yang Harus Dibayar
Ingatlah, setiap kekayaan yang ditarik dari dimensi ini memiliki harga tersembunyi. Kekayaan yang Anda peroleh bukanlah milik Anda sepenuhnya.
Aturan Angka 7: Setiap Anda menerima uang dalam jumlah besar, Anda harus menyedekahkan atau membantu tujuh orang yang benar-benar membutuhkan, tanpa mereka sadari bahwa Anda adalah donaturnya.
Pantangan Cahaya: Media (Batuan Sungai Tujuh Warna) tidak boleh terkena cahaya lampu neon atau lampu pijar di malam hari. Ia hanya boleh melihat cahaya bulan, cahaya matahari, atau gelap total. Melanggar pantangan ini dapat menyebabkan kekayaan menghilang secepat kilat.
Peringatan Fiktif: Mengaktifkan jalur ini berarti mengikat janji dengan entitas yang tidak terlihat. Jika Anda gagal menaati pantangan atau tidak memenuhi "Harga Yang Harus Dibayar," Keseimbangan Hidup Anda (bukan uang Anda) yang akan menjadi taruhannya.
Rabu, 20 Agustus 2025
Alkitab Iblis Codex Gigas Manuskrip Abad Pertengahan
Kodeks tersebut ditaruh disebuah tempat yang terbuat dari kayu, dilapisi dengan kulit dan dihias dengan logam. Tingginya 92 cm, lebarnya 50 cm dan memiliki tebal 22 cm. Pada mulanya, kodeks itu memiliki 320 lembar naskah. Namun 8 lembar darinya dibuang. Tidak diketahui siapa yang membuang 8 lembar tersebut dan untuk tujuan apa. Ada dugaan 8 lembar yang dibuang kemungkinan berisi aturan-aturan biara ordo benediktus. Berat kodeks tersebut hampir mencapai 75 kg. Lembaran yang digunakan untuk menulis kodeks ini adalah kulit yang berasal dari 160 ekor anak sapi.Biara tempat kodeks ini dibuat dihancurkan pada abad ke-15. Catatan yang ada pada kodeks menunjukkan bahwa pembuatan kodeks tersebut adalah sekitar tahun 1229 M. Setelah penulisannya, kodeks ini kemudian dipindahkan ke Biara Cistercians Sedlec dan akhirnya dibeli oleh Biara benediktus di Byoevnov. Dari tahun 1477-1593, kodeks ini disimpan di perpustakaan di Broumov sampai akhirnya dibawa ke Praha pada tahun 1594 untuk menjadi bagian dari koleksi Rudolf II. Pada tanggal 24 September 2007, Codex gigas dibawa kembali ke Praha setelah 359 tahun.
Isi dari kodeks ini adalah “a sum of the Benedictine order’s knowledge”, “The War of the jews” tulisan Josephus, daftar para orang kudus, metode untuk menentukan tanggal perayaan paskah, seluruh alkitab bahasa latin pre-vulgate, Isidore of Seville’s encyclopedia Etymologiae, Cosmas of Prague’s Chronicle of Bohemia, berbagai macam traktat (dari sejarah, etimologi dan fisiologi), sebuah kalender dengan nekrologium, daftar nama para biarawan di biara Podlaice, formula-formula ajaib dan catatan-catatan lain.Seluruh isi kodeks ini ditulis dalam bahasa latin. Manuskrip ini juga dihiasi dengan warna-warna seperti merah, biru, kuning, hijau dan emas. Seluruh huruf besar diberi warna yang mencolok. Yang luar biasa adalah keseluruhan isi kodeks ini ditulis dengan relevansi yang luar biasa antar halaman. Yang berarti bahwa buku ini ditulis oleh satu orang dengan pikiran yang berkesinambungan. Hal ini membuat banyak ahli percaya bahwa keseluruhan kodeks ini ditulis dalam waktu yang sangat singkat.
Pada halaman 290, terdapat sebuah gambar Iblis dengan tinggi sekitar 50 cm. Beberapa halaman sebelum gambar ini ditulis pada lembaran kulit yang menghitam dan dibuat dengan karakter yang gelap, yangmembuatnya berbeda dengan keseluruhan isi kodeks.
Menurut Legenda, penulis kodeks itu adalah seorang biarawan yang melanggar aturan biara dan dihukum dengan diikat di dinding dalam posisi berdiri seumur hidup. Biarawan ini memohon ampunan dari penghukuman yang luar biasa kejam itu. Sebagai gantinya ia berjanji untuk membuat sebuah buku yang akan memuliakan biara dan pengetahuan umat manusia selamanya, dan ia berjanji menyelesaikannya hanya dalam satu malam. Menjelang tengah malam, biarawan itu menjadi ragu apakah ia dapat menyelesaikannya sendiri. Jadi ia menjual jiwanya kepada iblis demi sebuah pertolongan. Iblis kemudian menyelesaikan manuskrip tersebut. Sebagai penghormatan kepada iblis yang membantunya, biarawan itu menambahkan gambar iblis ke dalam kodeks tersebut. Walaupun adanya legenda yang melibatkan iblis, pada zaman inkuisisi, kodeks ini tetap disimpan oleh biara dan dipelajari oleh banyak cendikiawan sampai hari ini.
Sabtu, 21 Oktober 2023
Bak Kisah Horor, 5 Alat Bedah Ini Pernah Tertinggal dalam Tubuh Pasien
Saat seseorang melakukan kegiatan memakai peralatan, kadang-kadang ada peralatan yang lupa dikembalikan ke tempat awalnya. Dalam banyak kasus, hal macam itu dianggap sebagai kesalahan sepele. Namun bagaimana jika kasusnya adalah alat bedah yang tertinggal dalam tubuh pasien? Berikut ini adalah 5 contoh kasus horor tersebut.
Sarung Tangan
| sarung tangan via kompas.com |
Jarum
| jarum via painterest.com |
Pisau Bedah
| pisau bedah via kumparan.com |
Gunting Bedah
| gunting bedah via kompas.com |
Segala Macam Peralatan Bedah
| segala macam peralatan bedah via republika.co.id |
5 Contoh Kekejaman Genghis Khan dan Para Pengikutnya
Genghis Khan merupakan tokoh di balik berdirinya Kekaisaran Mongol pada Abad Pertengahan. Pada puncak kekuatannya, wilayah Mongol membentang mulai dari China hingga Eropa Timur. Karena Genghis Khan melakukannya lewat jalur perang, sejarah pun mencatat ada begitu banyak peristiwa sadis yang terjadi sepanjang upaya penaklukannya. Berikut ini adalah contoh-contoh peristiwa yang menunjukkan bagaimana kejamnya Genghis Khan dan para pengikutnya.
Genghis Khan Pernah Membunuh Saudaranya Sendiri Karena Berebut Makanan
| Genghis Khan Pernah Membunuh Saudaranya Sendiri Karena Berebut Makanan via idntimes.com |
Genghis Khan Pernah Membantai Orang-Orang Hanya Karena Mereka Terlalu Tinggi
| Genghis Khan Pernah Membantai Orang-Orang Hanya Karena Mereka Terlalu Tinggi via quora.com |
Anak Buah Genghis Pernah Berpesta di Atas Tubuh Musuhnya
| Anak Buah Genghis Pernah Berpesta di Atas Tubuh Musuhnya via painterest.com |
Saking Banyaknya Jumlah Korban Pasukan Mongol, Timbunan Mayat Mereka Nampak Seperti Gunung
| Saking Banyaknya Jumlah Korban Pasukan Mongol, Timbunan Mayat Mereka Nampak Seperti Gunung via kaskus.co.id |
Orang yang Memakamkan Genghis Khan Ikut Dibunuh
| Orang yang Memakamkan Genghis Khan Ikut Dibunuh via biografiku.com |
Jumat, 09 April 2021
Ritual Kematian, Mulai Dari Yang Sadis Sampai Yang Bikin Merinding!






Suku Caviteno, bagian dari kelompok etnis Spanyol-Filipina yang mendiami sebuah pulau yang bernama Luzon. Pemakaman bagi suku Caviteno dilakukan dengan cara meletakkan mayat orang yang sudah meninggal di dalam sebuah pohon. Pertama-tama batang pohon dilubangi, lalu mayat ditegakkan dan diletakkan secara vertikal di dalam lubang pohon tadi.





.png)



