Rabu, 08 April 2026

Tahun Baru nggak melulu dirayakan dengan pesta kembang api, Millens. Di sejumlah negara, perayaan Tahun Baru bisa sangat aneh

Tahun Baru nggak melulu dirayakan dengan pesta kembang api, Millens. Di sejumlah negara, perayaan Tahun Baru bisa sangat aneh

 

Aneh Tapi Nyata, Berikut Ritual Unik Tahun Baru di Berbagai Negara

Tahun Baru nggak melulu dirayakan dengan pesta kembang api, Millens. Di sejumlah negara, perayaan Tahun Baru bisa sangat aneh. Berikut ulasannya.

ahun Baru biasanya dirayakan dengan pesta kembang api atau berkumpul bersama dengan orang terdekat. Namun, di beberapa negara, perayaan Tahun Baru nggak hanya dirayakan dengan hal-hal itu. Sejumlah negara bahkan punya ritual-ritual yang nyeleneh,

Berikut beberapa perayaan Tahun Baru yang unik dari berbagai negara di dunia seperti yang ditulis Cnnindonesia.com (1/1/2016).

Memakai Baju Polka Dot (Filipina)

Memakai baju polkadot adalah cara warga Filipina menyambut tahun baru. (Brilio)

Bagi masyarakat Filipina, memakai baju dengan tema polka dot atau bundar dianggap bisa memberikan kemakmuran. Selain itu, mereka juga menyelipkan uang koin di saku baju. Sebanyak 12 jenis buah berbentuk bulat pun nggak absen mereka nikmati. Buah-buah seperti melon, jeruk, dan anggur selalu mereka santap saat tengah malam pergantian tahun.

Membunyikan Lonceng Kuil (Tiongkok)

Lonceng Kuil Hanshan yang dibunyikan setiap pergantian tahun. (Meditadores)

Warga Suzhou, Tiongkok justru merayakan malam pergantian tahun dengan membunyikan lonceng di Kuil Hanshan hingga 108 kali. Jumlah ini menandakan 108 masalah kehidupan yang ada dalam kitab Buddha. Dengan mendengarkan 108 suara lonceng, masyarakat bakal mendapatkan keberuntungan sekaligus mencegah datangnya masalah di tahun depan.

Menelan Bulat-Bulat 12 Anggur (Spanyol)

Orang Spanyol merayakan Tahun Baru dengan memakan 12 anggur secara langsung tanpa dikunyah. (Npr)

Warga Spanyol memiliki tradisi yang cukup unik saat Tahun Baru. Mereka menelan 12 anggur tepat pada tengah malam saat pergantian tahun tanpa mengunyahnya sama sekali. Jumlah 12 anggur ini menandakan jumlah bulan dalam setahun. Sementara itu, anggur dianggap sebagai pembawa keberuntungan masyarakat Negeri Matador ini.

Memakai Celana dalam Berwarna-warni (Brasil)

Cara masyarakat Brasil merayakan Tahun Baru. (Thertwguys)

Masyarakat Brasil dan beberapa negara Amerika Selatan lain seperti Bolivia, Ekuador, Peru, dan Venezuela memiliki ritual unik yakni memakai celana dalam berwana-warni saat Tahun Baru. Mereka percaya jika memakai celana dalam berwarna-warni ketika Tahun Baru, mereka bakal mendapat keberuntungan. Setiap warna juga punya makna tersendiri seperti warna celana dalam kuning dianggap sebagai pembawa hoki, sedangkan merah dianggap sebagai simbol cinta. Mereka juga biasanya menggunakan baju putih saat Tahun Baru.

Membuang Perabotan Rumah Tangga (Afrika Selatan dan Denmark)

Membuang perabotan lama adalah cara warga Afrika dan Denmark merayakan tahun Baru. (Theodysseyonline)

Di Johannesburg, Afrika Selatan, Tahun Baru dianggap sebagai penyegaran sehingga masyarakat di sana akan membuang berbagai perabotan rumah tangga yang sudah lama saat pergantian tahun. Hal yang sama juga dilakukan masyarakat Denmark. Mereka sengaja melempar piring dan gelas ke luar rumah dan melompat dari kursi saat tengah malam. Mereka percaya, kegiatan itu bisa menghalau roh jahat.

Kemah di Kuburan (Cile)

Warga Cile merayakan Tahun Baru dengan berkemah di kuburan. (Campingcard)

Berkemah di kuburan terdengar menyeramkan, ya, Millens. Namun, itulah ritual yang dilakukan masyarakat Kota Talca, Cile saat pergantian tahun. Mereka sengaja berkemah di kuburan sambil menyalakan lilin dan mendengarkan musik klasik. Bagi mereka, tradisi ini dilakukan dengan tujuan menemani roh saudara yang sudah meninggal.

Selasa, 24 Maret 2026

Negara Besar Eropa yang Sekarang Sudah Bubar Dan Hilang Dari Peta

 Eropa adalah benua yang terletak di sebelah barat Benua Asia. Meskipun berukuran lebih kecil jika dibandingkan dengan Asia atau Afrika, Eropa adalah salah satu benua paling berpengaruh di dunia selama beberapa abad terakhir. Pasalnya sejumlah negara Eropa pernah memiliki wilayah jajahan di benua lain pada masa lampau.


Di Eropa juga pernah berdiri negara-negara besar yang begitu disegani pada masanya. Namun akibat berbagai alasan, negara-negara tersebut sekarang sudah bubar. Berikut ini adalah beberapa contoh negara tersebut.

Yugoslavia

Yugoslavia
Yugoslavia via conteks.co.id

Semenanjung Balkan adalah semenanjung besar yang ada di Eropa Tenggara. Karena Semenanjung Balkan berlokasi dekat dengan Benua Asia serta Afrika, Balkan pun memiliki komposisi budaya dan penduduk yang beragam.

Contoh dari keberagaman tersebut dapat dilihat pada banyaknya negara yang menghuni semenanjung ini. Namun sebelum tahun 90-an, pernah ada negara besar yang wilayahnya mencakup hampir seluruh sisi barat Semenanjung Balkan. Yugoslavia adalah negara tersebut.

Yugoslavia adalah negara besar yang pernah berdiri di Eropa sejak tahun 1918 hingga tahun 90-an. Awalnya berdiri sebagai negara kerajaan, Yugoslavia kemudian berubah menjadi republik komunis sejak masa sesudah Perang Dunia Kedua.

Sebelum Yugoslavia berdiri, wilayah cikal bakal Yugoslavia awalnya termasuk dalam wilayah Austria-Hongaria, Serbia, serta Montenegro. Namun menyusul timbulnya Perang Dunia Pertama, negara Austria-Hongaria pecah menjadi negara-negara yang lebih kecil.

Bekas wilayah Austria-Hongaria yang ada di Balkan kemudian menggabungkan diri dengan Serbia dan Montenegro untuk memprakarsai berdirinya negara Yugoslavia. Namun saat Perang Dunia Kedua meletus, Yugoslavia diinvasi oleh Jerman dan sekutunya.

Selama Jerman dan sekutunya menjajah Yugoslavia, kelompok komunis Partisan giat melakukan perang gerilya supaya Yugoslavia bisa merdeka. Upaya mereka akhirnya terwujud setelah pada tahun 1945, Jerman dan sekutunya mengalami kekalahan di akhir Perang Dunia Kedua. Kelompok Partisan sesudah itu menjadi penguasa baru negara Yugoslavia. Mereka juga mengubah Yugoslavia menjadi negara komunis. Meskipun menganut paham komunis. Yugoslavia memiliki hubungan yang cukup baik dengan negara-negara nonkomunis.

Tahun 1980, Josip Tito selaku pemimpin sekaligus pendiri negara Yugoslavia meninggal dunia. Sejak Tito meninggal inilah, kondisi internal Yugoslavia memburuk. Hubungan antara suku Serb dengan suku-suku lain di Yugoslavia memburuk akibat masalah dendam masa lalu dan perbedaan pendapat mengenai sistem pemerintahan Yugoslavia.

Hubungan buruk antara masing-masing suku akhirnya pecah menjadi perang terbuka pada tahun 90-an. Saat perang akhirnya berhenti berkat campur tangan NATO dan PBB, Yugoslavia sudah terlanjur runtuh menjadi negara-negara kecil seperti Kroasia, Bosnia, Serbia, dan lain sebagainya.

Cekoslovakia

Cekoslovakia
Cekoslovakia via re-tawon.com

Ceko dan Slovakia adalah nama dari dua negara yang terletak di tengah-tengah Eropa. Karena berada di tengah-tengah daratan Eropa, kedua negara yang saling bertetangga tersebut sama-sama tidak memiliki wilayah laut.

Ceko dan Slovakia tergolong sebagai negara muda karena baru berdiri pada tahun 1993. Sebelum itu, kedua negara menyatu dengan nama Cekoslovakia.

Negara Cekoslovakia sendiri pertama kali berdiri pada tahun 1918, tahun yang sama dengan tahun berakhirnya Perang Dunia Pertama. Sebelum menjadi negara tersendiri, Cekoslovakia awalnya termasuk dalam wilayah Austria-Hongaria.

Namun akibat kekalahan Austria-Hongaria dalam perang, negara itu pun pecah menjadi negara-negara yang lebih kecil. Cekoslovakia adalah satu dari sekian banyak negara pecahan tersebut.

Cekoslovakia tidak menikmati statusnya sebagai negara merdeka dalam waktu lama. Pasalnya saat Perang Dunia Kedua meletus pada tahun 1939, Cekoslovakia harus ikut terkena imbasnya. Negara tersebut wilayahnya diduduki oleh pasukan Jerman.

Saat Jerman mengalami kekalahan di akhir Perang Dunia Kedua pada tahun 1945, pasukan Jerman pun kemudian pergi meninggalkan Cekoslovakia untuk kembali ke negara asalnya. Tidak lama sesudah itu, Cekoslovakia berubah menjadi negara komunis.

Meskipun Cekoslovakia menganut paham komunis, bukan berarti negara tersebut memiliki hubungan yang benar-benar akur dengan negara komunis lainnya. Pasalnya di tahun 1968, Cekoslovakia pernah diinvasi oleh Uni Soviet.

Uni Soviet sendiri kelak mengalami keruntuhan pada tahun 1991. Berkat runtuhnya Uni Soviet, Cekoslovakia kini tidak perlu lagi menjalankan paham komunisme. Sejak meninggalkan paham komunisme, muncul wacana supaya Cekoslovakia membubarkan diri. Tujuannya supaya wilayah Ceko dan Slovakia bisa mengelola wilayahnya masing-masing dengan lebih optimal. Atas pertimbangan tersebut, negara Cekoslovakia pun pecah menjadi negara Ceko dan Slovakia pada tahun 1993.

Uni Soviet

Uni Soviet
Uni Soviet via cnnindonesia.com

Rusia adalah negara terbesar di dunia. Namun di masa lampau, Rusia sendiri pernah menjadi bagian dari negara yang ukurannya bahkan lebih besar lagi. Uni Soviet adalah nama dari negara tersebut.

Saat masih berdiri, Uni Soviet merupakan negara terbesar di dunia pada masanya. Selain Rusia selaku negara bagian terbesarnya, wilayah Uni Soviet juga mencakup sejumlah negara bagian lebih kecil yang terletak di Asia Tengah dan Eropa Timur.

Sebelum Uni Soviet berdiri, negara tersebut pada awalnya merupakan negara kekaisaran yang mengusung nama Rusia. Namun akibat memburuknya perekonomian Rusia sebagai dampak dari Perang Dunia Pertama, kaisar Rusia pun dipaksa turun tahta.

Rusia sesudah itu terjerumus ke dalam perang saudara yang nantinya berhasil dimenangkan oleh faksi komunis. Terhitung sejak tahun 1922, Rusia pun berubah menjadi negara komunis dengan nama Un Soviet.

Tahun 1939, Perang Dunia Kedua meletus setelah Jerman dan Uni Soviet menginvasi Polandia dari 2 arah sekaligus. Jerman dan Uni Soviet sesudah itu sepakat untuk membagi wilayah Polandia.

Namun hanya berselang dua tahun kemudian, Jerman dan Uni Soviet malah berperang satu sama lain setelah Jerman melancarkan serangan tiba-tiba ke wilayah Uni Soviet. Beruntung bagi Uni Soviet, karena unggul jauh dalam hal luas wilayah dan jumlah prajurit, Uni Soviet pada akhirnya berhasil mengalahkan Jerman. Sesudah berhasil mengalahkan Jerman dan Perang Dunia Kedua, Uni Soviet tumbuh menjadi salah satu negara adidaya dunia. Negara tersebut giat menyebarkan paham komunisnya ke seluruh dunia supaya bisa mendapatkan negara sekutu sebanyak mungkin.

Uni Soviet menerapkan gaya pemerintahan otoriter demi menjaga stabilitas negara. Namun lama kelamaan, gaya pemerintahan tersebut juga berdampak pada lambatnya laju pertumbuhan ekonomi Uni Soviet.

Situasi makin runyam bagi Uni Soviet karena selama tahun 1980-an, Uni Soviet juga sedang terlibat perang melawan gerilyawan Afganistan. Saat situasi internal Uni Soviet semakin memburuk, negara itu pun mengalami pembubaran pada tahun 1991.

Austria-Hongaria

Austria-Hongaria
Austria-Hongaria via wikipedia.org

Austria dan Hongaria adalah dua negara bertetangga di Eropa yang sama-sama tidak memiliki wilayah laut. Di masa silam, kedua negara tersebut pernah menyatu sebagai negara Austria-Hongaria.

Meskipun bernama Austria-Hongaria, wilayah negara tersebut di masa lampau aslinya jauh lebih luas. Pasalnya wilayah Austria-Hongaria juga mencakup wilayah Ceko, Slovakia, Yugoslavia, serta Rumania bagian barat.

Sebelum mengusung nama Austria-Hongaria, negara kerajaan tersebut awalnya dikenal dengan nama Austria saja. Namun terhitung sejak tahun 1867, negara tersebut mengganti namanya menjadi Austria-Hongaria.

Selain melakukan penggantian nama, pemerintah pusat Austria juga memberikan otonomi luas untuk wilayah Hongaria. Pasalnya Hongaria merupakan salah satu wilayah penyusun Austria yang paling luas dan paling banyak penduduknya.

Tahun 1914, pasukan Austria-Hongaria menginvasi negara Serbia setelah putra mahkota Austria-Hongaria tewas dibunuh oleh anggota kelompok radikal Serbia. Negara-negara Eropa yang lain lantas ikut melibatkan diri sehingga pecahlah Perang Dunia Pertama.

Karena pasukan Austria-Hongaria tidak dipersiapkan untuk mengikuti perang sedahsyat Perang Dunia Pertama, Austria-Hongaria pun harus mengalami kekalahan dalam perang ini. Sesudah perang, Austria-Hongaria mengalami keruntuhan dan wilayahnya beramai-ramai memerdekakan diri.

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Yugoslavia
https://en.wikipedia.org/wiki/Czechoslovakia
https://en.wikipedia.org/wiki/Soviet_Union
https://en.wikipedia.org/wiki/Austria-Hungary

Selasa, 25 November 2025

Tragedi Kecelakaan Kapal Selam yang Paling Menakutkan

 Kapal selam adalah kapal yang bisa menyelam dan berlayar di bawah laut. Seperti halnya kapal biasa, kapal selam juga bisa menghadapi resiko tenggelam.


Bahkan resiko yang dihadapi kapal selam aslinya jauh lebih tinggi karena jika kapal selam sampai mengalami gangguan, para awaknya tidak bisa langsung pergi menyelamatkan diri. Berikut ini adalah beberapa contoh insiden tenggelamnya kapal selam yang menarik perhatian publik.

Kecelakaan Kapal Selam Kursk

Kecelakaan Kapal Selam Kursk
Kecelakaan Kapal Selam Kursk via cnnindonesia.com

Rusia merupakan negara terbesar di dunia. Karena memiliki wilayah darat yang luas, Rusia pun memiliki garis pantai yang panjang. Negara yang beribukota di Moskow ini secara geografis berbatasan dengan Samudera Arktik di sebelah utara dan Samudera Pasifikbdi sebelah timur.

Supaya bisa melindungi wilayah lautnya, Rusia pun memiliki angkatan laut yang megah. Negara ini memiliki sejumlah unit kapal selam sebagai bagian dari armada lautnya.

Kursk atau lengkapnya K-141 Kursk adalah satu dari sekian banyak kapal selam tersebut. Kapal selam bertenaga nuklir ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1994. Sayang kapal selam ini tidak berumur panjang karena hanya berselang 6 tahun kemudian, kapal ini menjadi korban dari kecelakaan yang menewaskan semua awaknya.

Kisah tragis yang menimpa Kursk bermula ketika pada tanggal 10 Agustus 2000, kapal ini ikut serta dalam latihan militer bersama dengan kapal perang Rusia lainnya. Latihan tersebut dilangsungkan di perairan Rusia barat laut yang berdekatan dengan wilayah Finlandia dan Norwegia.

Latihan militer ini rencananya bakal berlangsung selama beberapa hari. Di hari pertama, Kursk melakukan latihan peluncuran misil tanpa kendala.

Namun saat latihan memasuki hari ketiga, terjadi insiden yang tidak diduga oleh siapapun. Saat Kursk hendak melakukan latihan peluncuran torpedo, mendadak terjadi ledakan di ruang torpedo.

Begitu ledakan terjadi, air laut langsung masuk ke dalam dan memenuhi badan. Ledakan juga menimbulkan kebakaran yang asapnya mencekik para awak di ruangan terjadinya kebakaran.

Saat bencana ini terjadi, Kursk sedang mengangkut 118 orang awak. Tidak ada yang selamat dalam tragedi naas ini.

Karena Kursk berukuran amat besar, militer Rusia merasa kewalahan saat mencoba menarik kembali bangkai kapal selam ini ke darat. Baru pada tahun 2001, bangkai Kursk akhirnya berhasil diangkat ke darat dalam kondisi sudah setengah hancur.

Kecelakaan KRI Nanggala

Kecelakaan KRI Nanggala
Kecelakaan KRI Nanggala via kompas.com

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Karena memiliki wilayah laut yang luas, Indonesia pun memerlukan angkatan laut yang kuat. Atas sebab itulah, Indonesia pun memiliki unit kapal selamnya sendiri.

KRI Nanggala adalah satu dari sekian banyak unit kapal selam yang dimiliki oleh Indonesia. Dibandingkan dengan Kursk, Nanggala memiliki riwayat sejarah yang jauh lebih panjang. Pasalnya kapal selam buatan Jerman ini sudah digunakan oleh angkatan laut Indonesia sejak tahun 1981.

Sepanjang sejarahnya tersebut, KRI Nanggala sempat berlayar hingga sejauh Samudera Hindia dan Laut Timor. Namun sayang, riwayat KRI Nanggala harus berakhir secara tragis akibat insiden kecelakaan yang terjadi pada tahun 2021.

Semuanya bermula ketika pada tanggal 21 April 2021, KRI Nanggala melakukan latihan peluncuran torpedo di sebelah utara Bali. Namun di tengah-tengah berlangsungnya latihan, KRI Nanggala mendadak tidak bisa lagi dihubungi.

Dugaan kalau KRI Nanggala mengalami musibah dan tenggelam pun langsung merebak. Upaya pencarian lantas dilakukan untuk mengetahui benar tidaknya dugaan tersebut. Dalam upaya pencarian tersebut, militer India, Singapura, dan Australia juga turut memberikan bantuannya.

Tanggal 25 April, bangkai KRI Nanggala akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi hancur. Ada 53 orang awak yang ada dalam kapal selam. Mereka semua dinyatakan meninggal dalam insiden naas ini.

Lantas, kenapa KRI Nanggala bisa sampai tenggelam? Menurut salah satu teori, KRI Nanggala diyakini tenggelam akibat mati listrik. Pasalnya sebelum insiden ini terjadi, KRI Nanggala juga pernah mengalami insiden mati listrik.

Jika memang benar KRI Nanggala tenggelam akibat mati listrik, hal tersebut diyakini merupakan dampak yang timbul dari kurangnya perawatan rutin yang dijalani oleh KRI Nanggala. Sebelum tenggelam, Letkol Heri Oktavian yang ikut meninggal dalam insiden ini mengeluhkan kalau KRI Nanggala tidak mendapatkan perawatan rutin yang sesuai dengan standar.

Kecelakaan U-boat 1206

Kecelakaan U-boat 1206
Kecelakaan U-boat 1206 via kompasiana.com

Jerman merupakan salah satu negara yang pernah terlibat dalam dua Perang Dunia sekaligus. Dalam kedua perang tersebut, Jerman bermusuhan dengan Inggris yang terkenal akan kehebatan angkatan lautannya.

Supaya bisa meladeni angkatan laut Inggris, Jerman pun membangun banyak unit kapal selam atau U-boat. U-boat begitu ditakuti oleh kapal-kapal perang musuh berkat kemampuannya untuk berenang di bawah permukaan air sambil menghindari pantauan musuh.

U-1206 adalah satu dari sekian banyak U-boat yang pernah dioperasikan oleh Jerman dalam Perang Dunia Kedua. Namun ironisnya, kapal selam tersebut harus tenggelam akibat insiden yang bisa dibilang memalukan.

Kisah tenggelam U-1206 terjadi menjelang akhir Perang Dunia Kedua, tepatnya pada tanggal 14 April 1945. Saat itu, U-1206 sedang melakukan pelayaran di dekat wilayah Inggris.

Di tengah pelayaran, kapten kapal U-1206 memutuskan untuk buang air di kapal selam. U-bot tersebut dilengkapi dengan mekanisme untuk membuang kotoran dan air seni secara otomatis ke laut.

Namun karena sang kapten masih belum begitu paham dengan cara kerja toilet kapal selam, ia kemudian menghubungi salah satu teknisi kapal selam.

Teknisi tersebut kemudian memutar tuas, namun ternyata tuas yang digerakannya adalah tuas yang salah. Akibatnya, kini air laut mulai masuk dan memenuhi bagian dalam kapal selam. Situasi makin runyam ketika air laut mulai memasuki ruang mesin.

Sadar kalau kapal selam bakal tenggelam jika ia tidak bertindak cepat, sang kapten kemudian memerintahkan anak buahnya untuk membawa kapal selam pergi ke permukaan air.

Sesampainya di permukaan, ternyata ada kapal perang Inggris yang sedang berpatroli. Para awak kapal selam tersebut kemudian dievakuasi sebelum kemudian dibawa ke daratan Inggris dan ditahan.

Kecelakaan Kapal Selam Titan

Kecelakaan Kapal Selam Titan
Kecelakaan Kapal Selam Titan via pikiran-rakyat.com

Kapal selam bukan hanya digunakan oleh kalangan militer. Ada pula kalangan sipil yang menggunakan kapal selam untuk tujuan riset bawah laut dan pariwisata.

Titan adalah contoh kapal selam yang tujuan penggunannya bukan untuk keperluan militer. Kapal selam ini dioperasikan oleh perusahaan OceanGate untuk keperluan wisata bawah laut. Tepatnya untuk mengamati bangkai kapal Titanic secara langsung di dasar Samudera Atlantik.

Titan sendiri pada akhirnya harus bernasib naas layaknya kapal yang diamatinya tersebut. Pada tanggal 18 Juni 2023, Titan hancur dan tenggelam tidak jauh dari lokasi tenggelamnya kapal Titanic.

Saat Titan tenggelam, kapal selam mini tersebut sedang mengangkut 5 orang. Tidak ada penumpang yang selamat dalam insiden tenggelamnya kapal selam ini.

Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh angkatan laut Amerika Serikat dan Kanada tidak lama setelah Titan dinyatakan hilang. Namun baru 4 hari kemudian, serpihan-serpihan bangkai kapal selam Titan berhasil ditemukan.

Menurut para pengamat, insiden ini terjadi karena Titan mengalami kebocoran dan kemudian hancur akibat tekanan bawah laut. Mantan pegawai OceanGate juga mengaku kalau beberapa tahun sebelumnya, ia dipecat karena mengkritik standar keamanan pada kapal selam Titan.

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/Russian_submarine_Kursk_(K-141)
https://en.wikipedia.org/wiki/KRI_Nanggala_(402)
https://en.wikipedia.org/wiki/Titan_submersible_implosion
https://www.scotsman.com/whats-on/arts-and-entertainment/the-nazi-u-boat-sunk-by-a-toilet-malfunction-1455820

Rahasia Besar Seputar Uni Soviet Yang Terkuak

 Uni Soviet adalah negara terbesar di dunia yang sudah mengalami keruntuhan sejak tahun 1991. Saat masih berdiri, Uni Soviet dipandang sebagai satu-satunya negara yang bisa mengimbangi hegemoni Amerika Serikat.


Namun di balik kedigdayaannya tersebut, Uni Soviet juga dikenal sebagai negara yang amat tertutup. Mereka kerap merahasiakan kondisi dalam negeri mereka untuk mengesankan kalau Uni Soviet adalah negara yang hebat dan tanpa cela. Berikut ini adalah beberapa rahasia besar Uni Soviet yang baru terungkap menjelang runtuhnya negara tersebut.

Kota Misterius

Kota Misterius
Kota Misterius via youtube.com

Sebagai negara terluas di dunia, Uni Soviet pun memiliki begitu banyak kota di wilayahnya. Lokasi dari kota-kota tersebut dapat diketahui dengan melihat peta. Namun ternyata, ada beberapa kota di Uni Soviet yang tidak dapat dijumpai dalam peta.

Hal tersebut bukan terjadi karena kesalahan teknis, tetapi memang disengaja. Seolah-olah pemerintah Uni Soviet ingin merahasiakan keberadaan kota tersebut dari khalayak. Apa kira-kira penyebabnya?

Kota tersebut adalah Ozyorsk dan terletak di wilayah Uni Soviet bagian selatan. Namun keanehan terkait Ozyorsk belum berhenti sampai di sana. Papan petunjuk yang ada di sekitar Ozyorsk tidak ada satu pun yang menyebutkan keberadaan kota tersebut. Bahkan bus lintas kota pun tidak pernah singgah di kota yang bersangkutan.

Jika ada yang ingin mengirimkan surat atau paket ke kota tersebut, maka pengirimnya bakal menyebutkan kota Chelyabinsk-65 sebagai alamat kota tujuannya. Padahal Chelyabinsk berjarak lebih dari 60 km dari Ozyorsk.

Keberadaan Ozyorsk sengaja dirahasiakan oleh pemerintah Uni Soviet karena di kota berpenduduk 10 ribu jiwa tersebut, terdapat pabrik pengolahan bahan bakar nuklir. Karena proyek terkait nuklir seringkali bersifat rahasia dan berhubungan langsung dengan masalah kemiliteran, pemerintah Uni Soviet pun menutup-nutupi keberadaan Ozyorsk hingga tahun 1986 atau hanya 5 tahun sebelum Uni Soviet mengalami keruntuhan.

Pesawat Amfibi Raksasa

Pesawat Amfibi Raksasa
Pesawat Amfibi Raksasa via airspace-review.com

Pada tahun 1966, satelit mata-mata Amerika Serikat melakukan pemotretan di Laut Kaspia, danau raksasa yang berada di wilayah selatan Uni Soviet. Hasil pemotretan tersebut langsung mengundang rasa takjub dan penasaran dari Amerika Serikat. Pasalnya dalam foto yang berhasil diambil, nampak sesosok pesawat amfibi raksasa.

Pesawat tersebut begitu menarik perhatian otoritas Amerika Serikat karena pesawat yang bersangkutan berukuran jauh lebih besar dibandingkan semua pesawat yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Saking besarnya, pakar penerbangan Amerika Serikat sampai merasa ragu kalau pesawat misterius memang benar-benar bisa terbang.

Selain ukurannya, pesawat tadi juga memiliki desain yang tidak lazim. Jika mesin pesawat normalnya berada di bawah sayap atau di ujung ekor, maka pesawat rahasia buatan Uni Soviet ini justru memiliki mesin yang terpasang di bagian atas sayapnya. Otoritas Amerika Serikat sampai menjuluki pesawat ini dengan nama "Monster Laut Kaspia".

Pesawat tersebut belakangan diketahui bernama ekranoplan. Karena ukurannya begitu besar, pesawat ini tidak bisa terbang terlalu tinggi. Namun di lain pihak, ukurannya yang besar juga menyebabkan ekranoplan memiliki daya angkut yang besar.

Rencananya, pihak Uni Soviet bakal menggunakan ekranoplan untuk mengangkut tank sambil terbang rendah menghindari radar. Uni Soviet dilaporkan mengucurkan dana begitu besar untuk menopang riset dan proses pembuatan ekranoplan.

Pembantaian Katyn

Pembantaian Katyn
Pembantaian Katyn via tribunnews.com

Tahun 1939, pasukan Jerman dan Uni Soviet menginvasi Polandia. Invasi tersebut sekaligus menjadi awal meletusnya Perang Dunia Kedua. Sekitar setahun sesudah invasi, pasukan Uni Soviet melakukan eksekusi massal kepada tahanan perang Polandia.

Jumlah tahanan yang dieksekusi dalam peristiwa tersebut tidak main-main. Ada 22 ribu tahanan Polandia yang dieksekusi oleh pasukan Soviet. Sesudah dibunuh, mayat para korban kemudian dikubur di hutan Katyn.

Uni Soviet tidak pernah mengakui kalau mereka melakukan pembantaian tersebut. Saat hubungan Jerman dengan Uni Soviet memburuk, Uni Soviet menyalahkan Jerman sebagai pelaku pembantaian tersebut.

Pemerintah Inggris sendiri aslinya sudah lama menduga kalau pelaku asli Pembantaian Katyn aslinya adalah Uni Soviet. Pasalnya pasukan Uni Soviet sudah lama dikenal tidak segan-segan melakukan hal yang kejam kepada lawannya.

Namun karena Inggris dan Uni Soviet saat itu berstatus sebagai sekutu dalam Perang Dunia Kedua, Inggris pun memilih untuk bersikap bungkam. Sikap serupa juga diambil oleh pemerintah Amerika Serikat.

Sesudah Perang Dunia Kedua, fakta seputar Pembantaian Katyn juga tidak langsung diketahui oleh publik karena Polandia pada waktu itu sedang dikuasai oleh rezim komunis yang dekat dengan Uni Soviet. Baru pada tahun 1990, Uni Soviet mengakui kalau Pembantaian Katyn aslinya memang dilakukan oleh pasukannya.

Bencana Roket

Bencana Roket
ilustrasi Bencana Roket via uzone.id

Sesudah Perang Dunia Kedua, Uni Soviet dikenal sebagai salah satu negara dengan sektor teknologi paling maju di dunia. Namun kemajuan tersebut sayangnya tidak diikuti dengan tingginya kesadaran akan standar keamanan dan kesehatan. Akibatnya, tidak jarang proyek teknologi yang disokong oleh Uni Soviet berujung pada timbulnya kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

Contoh dari peristiwa tersebut pernah terjadi pada tanggal 23 Oktober 1960. Pada tanggal tersebut, Uni Soviet berniat melakukan peluncuran roket rahasia R-16. Roket tersebut menggunakan bahan bakar jenis baru.

Sebelum peluncuran dilakukan, roket tersebut mengalami kebocoran. Senyawa asam nitrik merembes keluar dari badan roket. Namun bukannya memerintahkan kepada para personil supaya segera menjauhi tempat peluncuran roket, petinggi Uni Soviet yang bernama Mitrofan Nedelin memerintahkan kepada para personil untuk memperbaiki roket tersebut di tempat.

Apa yang terjadi kemudian adalah malapetaka. Roket tersebut meledak dan menewaskan orang-orang yang berada di sekelilingnya. Sebanyak lebih dari 100 orang dikabarkan tewas dalam tragedi ini. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi insiden kecelakaan roket dengan jumlah korban tewas terbanyak di dunia.

Pemerintah Uni Soviet lantas bertindak cepat untuk menutup-nutupi insiden ini. Nedelin yang juga menjadi korban tewas dalam peristiwa tersebut diberitakan meninggal dalam kecelakaan pesawat. Baru pada tahun 1989, fakta asli mengenai bencana ledakan roket tersebut akhirnya muncul ke hadapan publik.

Bencana Nuklir

Bencana Nuklir
ilustrasi Bencana Nuklir via boobastis.com

Jika bicara soal bencana nuklir di Uni Soviet, maka orang-orang umumnya hanya pernah mendengar insiden Chernobyl. Namun sebenarnya selain Cnernobyl, pernah ada bencana nuklir lain dengan efek kerusakan yang tidak kalah dahsyat.

Bencana tersebut adalah bencana ledakan reaktor nuklir di Kyshtym, Rusia selatan. Peristiwa ledakan tersebut terjadi pada tahun 1986 di tengah-tengah wilayah Siberia yang dikenal beriklim dingin.

Hal yang lebih menyedihkan dari insiden Kyshtym adalah bencana ini sebenarnya bisa dihindari jika teknisi di reaktor tidak bersikap lalai. Pada awalnya, terjadi kebocoran pada sistem pendingin tangki reaktor.

Bukannya melakukan perbaikan, teknisi reaktor membiarkan reaktor tetap dalam kondisi demikian. Mereka mengira kalau suhu dingin Siberia sudah cukup untuk membuat reaktor bakal tetap berada dalam kondisi dingin.

Asumsi mereka terbukti salah besar. Tidak adanya sistem pendingin yang optimal menyebabkan suhu pada tangki reaktor terus meningkat hingga mencapai suhu 350 derajat Celcius. Sesudah itu, terjadilah ledakan hebat yang menghancurkan reaktor.

Ledakan reaktor tersebut menyebabkan tersebarnya zat radioaktif berbahaya ke sekitar lokasi. Sebagai akibatnya, sebanyak 270 ribu warga setempat terpaksa dievakuasi ke tempat lain.

Informasi mengenai bencana ini baru terungkap ke hadapan publik pada tahun 1989. Di lain pihak, intelijen Amerika Serikat aslinya sudah mengetahui insiden ini sejak tahun 1960-an. Namun karena Amerika Serikat sendiri pada waktu itu juga mengoperasikan reaktor nuklir, mereka sengaja ikut merahasiakan insiden tersebut dari publik.

Sumber :
https://listverse.com/2013/03/07/10-biggest-secrets-of-the-soviet-union/